IMG 3809 Scaled

Mahasiswa Harus Adaptif, Deputi Kemenpora Prof Ni’am Beri Kuliah Umum di IAIN Palopo

Mahasiswa Harus Adaptif, Deputi Kemenpora Prof Ni’am Beri Kuliah Umum di IAIN Palopo

PALOPO, Humas FEBI – IAIN Palopo resmi membuka perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 dengan kuliah umum inspiratif dari Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof. Dr. KH. M. Asrorun Ni’am Sholeh, MA, Senin 17 Februari 2025 di Auditorium Phinisi IAIN Palopo.

Dalam orasinya, Prof. Ni’am menekankan pentingnya adaptasi bagi mahasiswa agar mampu menghadapi perubahan zaman. “Perubahan adalah sunnatullah. Mereka yang tidak mampu beradaptasi akan tertinggal, bahkan ‘mati sebelum kematian menjemputnya’ dalam arus perubahan yang serba cepat,” ujarnya.

Penerima penghargaan An Extraordinary Person in Youth Elshinta Award 2025 ini juga mencontohkan bagaimana akses informasi digital mampu mengubah nasib seseorang. Ia menceritakan kisah sukses seorang anak desa yang berhasil masuk Harvard University berkat kecakapan dalam mengakses informasi dan beradaptasi dengan teknologi.

“Di era digital ini, lokasi bukan lagi penentu kesuksesan. Mereka yang tinggal di kota besar tapi tidak aktif mencari informasi akan tertinggal. Sebaliknya, mereka yang tinggal di desa tapi kreatif dan memanfaatkan informasi dengan baik, berpotensi sukses,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya restu dan doa orang tua dalam perjalanan hidup seseorang. “Pesan ibu saya waktu saya kecil, jangan merokok dan selalu berusaha. Alhamdulillah, doa beliau mengantarkan saya menjadi seorang Profesor,” tuturnya yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta kuliah umum.

Rektor IAIN Palopo, Dr. Abbas Langaji, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Prof. Ni’am yang memberikan wawasan dan inspirasi bagi mahasiswa. Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan harapannya untuk mendapatkan dukungan dari Kemenpora guna pengembangan kampus.

“Sejujurnya, di sana-sini masih banyak kekurangan yang perlu mendapatkan perhatian. Apalagi Prof. Ni’am sempat melihat langsung kondisi kampus,” ujar Abbas yang disambut tawa para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Palopo juga mengumumkan bahwa dalam waktu dekat, kampus ini akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). “Informasi dari Kementerian, alih status dari IAIN menjadi UIN rencananya akan dilakukan sebelum Ramadan, ini tentu menjadi kado spesial bagi kita semua,” ungkapnya.

Selain itu, IAIN Palopo juga tengah mengusung konsep paperless dan less plastic untuk mendukung program green campus yang ramah lingkungan. Semua aktivitas administrasi mulai dilakukan secara digital, sementara penggunaan plastik di lingkungan kampus akan dikurangi secara bertahap.

Dalam upaya mendukung ekosistem pembelajaran yang lebih maju, IAIN Palopo baru saja bekerja sama dengan Telkomsel untuk meningkatkan kecepatan internet kampus menjadi 1 Gbps dari sebelumnya 600 Mbps.

“Harapannya, mahasiswa dan seluruh civitas akademika dapat menikmati akses internet yang lebih lancar tanpa hambatan. Internet is everything, kita harus memanfaatkannya untuk pengembangan diri dan akademik,” jelas Abbas.

Selain kuliah umum, Prof. Ni’am juga menghadiri coaching clinic PBSI Kota Palopo bagi atlet muda berusia 9 hingga 15 tahun yang digelar di IAIN Palopo. Ia didampingi mantan pemain bulutangkis peringkat 1 dunia, Luluk Hadiyanto, yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Bidang Olahraga, Wisata Petualangan, dan Tantangan Kemenpora.

Acara pembukaan perkuliahan ini dihadiri oleh pimpinan IAIN Palopo, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti sesi inspiratif dari Prof. Ni’am.

Klik Download Foto di Sini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *