Mahasiswa FEBI IAIN Palopo, Afifah Naila Bela Sadiva, Masuk 10 Besar Pemilihan Duta Peduli HIV/AIDS Kota Palopo
Palopo, Humas FEBI – Menjadi hari yang membanggakan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palopo. Mahasiswa FEBI, Afifah Naila Bela Sadiva, berhasil menorehkan prestasi dengan masuk dalam 10 besar Pemilihan Duta Peduli HIV/AIDS Kota Palopo. Acara yang berlangsung di Ruang Ratona, Kantor Walikota Palopo, turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, para rektor, dokter, serta tamu undangan lainnya. Sabtu, 30 November 2024.
Dr. Hj. Anita Marwing, Dekan FEBI IAIN Palopo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Afifah. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian luar biasa mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palopo yang berhasil masuk dalam 10 besar pada kegiatan Pemilihan Duta Peduli HIV/AIDS Kota Palopo. Prestasi ini merupakan bukti nyata semangat dan komitmen mahasiswa kami dalam berkontribusi pada isu-isu sosial yang relevan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Keberhasilan ini, lanjut Dr. Anita, mencerminkan kemampuan mahasiswa FEBI dalam menggabungkan akademik, kepedulian sosial, dan kreativitas dalam menyikapi isu kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan HIV/AIDS. “Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Wakil Dekan III FEBI, Muhammad Ilyas, S.Ag., M.A., juga memberikan dukungannya. “Sebagai bagian dari FEBI, kami terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Kami percaya bahwa dengan semangat kolaborasi dan inovasi, mahasiswa FEBI mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar,” tegasnya.
Dalam perjalanannya mengikuti pemilihan duta ini, Afifah Naila Bela Sadiva membagikan pengalamannya. “Selama proses pemilihan duta HIV/AIDS, saya menghadapi berbagai tantangan yang menguji ketahanan dan komitmen saya. Tes tulis dan seleksi untuk masuk ke dalam 10 besar bukanlah hal yang mudah, tetapi setiap langkahnya sangat berarti,” ungkap Afifah.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman ini memberikan wawasan berharga dan memperluas jaringannya. “Meskipun perjalanan saya hanya sampai di tahap 10 besar, pengalaman ini telah mempertemukan saya dengan finalis lain, tamu undangan, dan juri yang luar biasa. Ini adalah perjalanan yang tidak hanya memperkaya pengetahuan saya tentang isu HIV/AIDS, tetapi juga memperluas jaringan dan persahabatan yang akan saya hargai selamanya,” katanya dengan penuh semangat.
Afifah Naila Bela Sadiva telah menunjukkan bahwa mahasiswa FEBI IAIN Palopo tidak hanya mampu bersinar di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi positif dan membawa nama baik institusi di berbagai kesempatan.
Kontributor: Inal

