FEBI UIN Palopo Pastikan Penetapan UKT Sesuai Kondisi Riil Mahasiswa melalui Wawancara Langsung
Palopo, Humas FEBI – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Palopo melaksanakan kegiatan wawancara calon mahasiswa baru pada Rabu, 23 Juli 2025, bertempat di Aula FEBI. Kegiatan ini bertujuan untuk menetapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara objektif dan adil, berdasarkan hasil wawancara langsung dengan calon mahasiswa.
Wawancara ini melibatkan unsur pimpinan program studi dan sekretaris prodi di lingkungan FEBI, antara lain:
Ketua Program Studi:
Dr. Muhammad Alwi, S.Sy., M.E.I. (Ekonomi Syariah)
Edi Indra Setiawan, S.E., M.M. (Perbankan Syariah)
Umar, S.E., M.SE. (Manajemen Bisnis Syariah)
Dr. Arzal Syah, S.E., M.Ak. (Akuntansi Syariah)
Sekretaris Program Studi:
Hardianti Yusuf, S.E.Sy., M.E.
M. Ikhsan Purnama, S.E.Sy., M.E.
Hamida, S.E.Sy., M.E.Sy.
Nurfadilah, S.E., M.Ak.











Dekan FEBI, Dr. Hj. Anita Marwing, S.H.I., M.H.I., turut hadir memantau langsung proses wawancara, didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Hijrawati Usman, S.E., M.Pd. Dalam keterangannya, Dekan menegaskan bahwa proses wawancara ini merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk memastikan kebijakan UKT yang adil dan proporsional.
“Penetapan UKT harus mencerminkan kondisi ekonomi riil mahasiswa dan keluarganya. Harapannya, tidak ada mahasiswa yang terkendala melanjutkan studi hanya karena alasan finansial,” tegasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pelaksana Tugas Kepala Biro AUAK UIN Palopo, Saeful, S.Ag., M.Pd., yang turut hadir memantau jalannya proses wawancara.
Salah satu calon mahasiswa, Friska Amalia dari Prodi Manajemen Bisnis Syariah, menyampaikan harapannya,
“Semoga ada penurunan UKT setelah wawancara ini.”
Dengan pelaksanaan wawancara ini, FEBI UIN Palopo menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang merata, adil, dan berpihak pada mahasiswa, melalui proses yang transparan dan akuntabel.

